Saturday, 21 January 2012

Autistic Girl Expresses Unimaginable Intelligence

Apa itu AUTISM?

Autism ialah perkembangan dari segi interaksi sosial, komunikasi dan perangai yang terganggu . Autism terjadi pada setiap 1 dalam 100-166 kanak-kanak , nisbahnya 5 lelaki : 2 perempuan. 


Fakta mengenai AUSTISME (Autism)

  • Ciri- ciri autism --> perkembangan yang terganggu dari segi interaksi sosial, komunikasi dan perangai.
  • Tahap Autism --> ringan ke teruk
  • Kebiasaannya pesakit yang mengalami Autism tahap teruk menghidapi kerencatan akal di tahap sangat teruk
  • Penyebab Autism --> tidak diketahui
  • Rawatan yang optima untuk mereka --> program pendidikan atau vokasional yang selari dengan perkembangan Autism (anak-anak atau dewasa)


Signs & Symptoms

Buku Diagnosis and Statistical Manual of Mental Disorders-Fourth Edition, Treatment Revision (DSM-IV-TR) Menganal pasti ciri-cirinya adalah seperti berikut: 
  • kegagalan dalam perhubungan social
  • komunikasi
  • kelakuan/ perangai

Untuk mengetahui lebih lanjut , boleh klik di sini : http://kidshealth.org/kid/health_problems/brain/autism.html


Kisah di bawah ini , Carly, kanak-kanak autism yang sangat bijak. 











Sumber: youtube dan google.

Hearing aid accessories





















Silica gel



Electric drying case


Untuk maklumat lanjut sila lawati http://site.healthtools.com.my/ .


Tinnitool

Product Name:Tinnitool
Product Code:Tinnitool
Price:RM 1,680.00
Availability:Yes

TinniTool is a revolutionary medical soft-laser device developed in Switzerland to treat the effects of Tinnitus (ringing in the ears), which is becoming an increasingly common condition, affecting over 13 million people in the UK alone. TinniTool is one of the first devices designed to contribute to the permanent relief of symptoms.  TinniTools comes with two international warranty.




untuk  maklumat lanjut, sila ke www.healthtools.com.my

Friday, 20 January 2012

Hikmah didahulukan pendengaran daripada penglihatan di dalam Al-Qur’an

Hikmah didahulukan pendengaran daripada penglihatan di dalam Al-Qur’an

Manusia ketika hilang matanya, maka hilanglah segalanya, hidup dalam kegelapan sepanjang waktu, tidak bisa melihat apa-apa…
Akan tetapi kalau manusia kehilangan pendengarannya, maka dia masih bisa melihat. Pada saat itu, musibah yang ia derita lebih ringan daripada ia kehilangan mata.
Akan tetapi Allah ta’alaa ketika menyebutkan kata “pendengaran” dalam Al-Qur’an selalu didahulukan daripada penglihatan.
Sungguh, ini merupakan satu mu’jizat Al-Qur’an yang mulia. Allah telah mengutamakan dan mendahulukan pendengaran daripada penglihatan. Sebab, pendengaran adalah organ manusia yang pertama kali bekerja ketika di dunia, juga merupakan organ yang pertama kali siap bekerja pada saat akhirat terjadi. Maka pendengaran tidak pernah tidur sama sekali.
Sesunguhnya pendengaran adalah organ tubuh manusia yang pertama kali bekerja ketika seorang manusia lahir di dunia. Maka, seorang bayi ketika saat pertama kali lahir, ia bisa mendengar, berbeda dengan kedua mata. Maka, seolah Allah ta’alaa ingin mengatakan kepada kita, “Sesungguhnya pendengaran adalah organ yang pertama kali mempengaruhi organ lain bekerja, maka apabila engkau datang disamping bayi tersebut beberapa saat lalu terdengar bunyi kemudian, maka ia kaget dan menangis. Akan tetapi jika engkau dekatkan kedua tanganmu ke depan mata bayi yang baru lahir, maka bayi itu tidak bergerak sama sekali (tidak merespon), tidak merasa ada bahaya yang mengancam. Ini yang pertama.
Kemudian, apabila manusia tidur, maka semua organ tubuhnya istirahat, kecuali pendengarannya. Jika engkau ingin bangun dari tidurmu, dan engkau letakkan tanganmu di dekat matamu, maka mata tersebut tidak akan merasakannya. Akan tetapi jika ada suara berisik di dekat telingamu, maka anda akan terbangun seketika. Ini yang kedua.
Adapun yang ketiga, telinga adalah penghubung antara manusia dengan dunia luar. Allah ta’alaa ketika ingin menjadikan ashhabul kahfi tidur selama 309 tahun, Allah berfirman:
فضربنا على آذانهم في الكهف سنين عددا (الكهف: 11)
Maka Kami tutup telinga-telinga mereka selama bertahun-tahun (selama 309 tahun, lihat pada ayat 25 berikutnya -pent) (Q.S. Al-Kahfi: 11)
Dari sini, ketika telinga tutup sehingga tidak bisa mendengar, maka orang akan tertidur selama beratus-ratus tahun tanpa ada gangguan. Hal ini karena gerakan-gerakan manusia pada siang hari menghalangi manusia dari tidur pulas, dan tenangnya manusia (tanpa ada aktivitas) pada malam hari menyebabkan bisa tidur pulas, dan telinga tetap tidak tidur dan tidak lalai sedikitpun.
Dan di sini ada satu hal yang perlu kami garis bawahi, yaitu sesungguhnya Allah berfirman dalam surat Fushshilat:
وما كنتم تستترون أن يشهد عليكم سمعكم ولا أبصاركم ولا جلودكم، ولكن ظننتم أن الله لا يعلمو كثيرا مما تعملون (فصلت: 22)
Dan kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari persaksian yang dilakukan oleh pendengaranmu, mata-mata kalian, dan kulit-kulit kalian terhadap kalian sendiri, bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kalian kerjakan. (Q.S. Fushshilat: 22)
Kenapa kalimat “pendengaran” dalam ayat tersebut berbentuk tunggal (mufrad) dan kalimat “penglihatan” dan “kulit” dalam bentuk jamak ? Padahal, bisa saja Allah mengatakannya:
أسماعكم ولا أبصاركم ولا جلودكم
Pendengaran-pendengaran kalian, penglihatan-penglihatan kalian, dan kulit-kulit kalian.
Dan memang konteks ayatnya adalah pendengaran dan penglihatan (bentuk tunggal) atau pendengaran-pendengaran dan penglihatan-penglihatan (bentuk jamak). Akan tetapi Allah ta’alaa dalam ayat di atas -yang demikian rinci dan jelas- ingin mengungkapkan kepada kita tentang keterperincian Al-Qur’an yang mulia. Maka mata adalah indera yang bisa diatur sekehendak manusia, saya bisa melihat dan bisa tidak melihat, saya bisa memejamkan mata bila saya tidak ingin melihat sesuatu, memalingkan wajahku ke arah lain, atau pun mengalihkan pandanganku ke yang lain yang ingin saya lihat. Akan tetapi telinga tidak memiliki kemampuan itu, ingin mendengar atau tidak ingin mendengar, maka anda tetap mendengarnya. Misalnya, anda dalam sebuah ruangan yang di sana ada 10 orang yang saling berbicara, maka anda akan mendengar semua suara mereka, baik anda ingin mendengarnya atau tidak; anda bisa memalingkan pandangan anda, maka anda akan melihat siapa saja yang ingin anda lihat dan anda tidak bisa melihat orang yang tidak ingin anda lihat. Akan tetapi, anda tidak mampu mendengarkan apa yang ingin anda dengar perkataannya dan tidak juga mampu untuk tidak mendengar orang yang tidak ingin anda dengar. Paling-paling anda hanya bisa seolah-olah tidak tahu atau seolah-olah tidak mendengar suara yang tidak ingin anda dengar, akan tetapi pada hakikatnya semua suara tersebut sampai ke telinga anda, mau atau pun tidak.
Jadi, mata memiliki kemampuan untuk memilih; anda bisa melihat yang itu atau memalingkan pandangan mata dari hal itu, saya pun demikian, dan orang lain pun demikian, sedangkan pendengaran; setiap kita mendengar apa saja yang berbunyi, diinginkan atau pun tidak. Dari hal ini, maka setiap mata berbeda-beda pada yang dilihatnya, akan tetapi pendengaran mendengar hal yang sama. Setiap kita memiliki mata, ia melihat apa saja yang ia mau lihat; akan tetapi kita tidak mampu memilih hal yang mau kita dengarkan, kita mendengarkan apa saja yang berbunyi, suka atau tidak suka, sehingga pantas Allah ta’alaa menyebutkan kalimat “pandangan” dalam bentuk jamak, dan kalimat “pendengaran” dalam bentuk tunggal, meskipun kalimat pendengaran didahulukan daripada kalimat penglihatan. Maka pendengaran tidak pernah tidur atau pun istirahat. Dan organ tubuh yang tidak pernah tidur maka lebih tinggi (didahulukan) daripada makhluk atau organ yang bisa tidur atau istirahat. Maka telinga tidak tidur selama-lamanya sejak awal kelahirannya, ia bisa berfungsi sejak detik pertama lahirnya kehidupan yang pada saat organ-organ lainnya baru bisa berfungsi setelah beberapa saat atau beberapa hari, bahkan sebagian setelah beberapa tahun kemudian, atau pun 10 tahun lebih.
Dan telinga tidak pernah tidur, ketika engkau sedang tidur maka semua organ tubuhmu tidur atau istirahat, kecuali telinga. Jika terdengar suara disampingmu maka spontan engkau akan terbangun. Akan tetapi, jika fungsi telinga terhenti, maka hiruk-pikuk aktivitas manusia di siang hari dan semua bunyi yang ada tidak akan membangunkan tidur kita, sebab alat pendengarannya (penerima bunyi) yaitu telinga tidak bisa menerima sinyal ini. Dan telinga pulalah yang merupakan alat pendengar panggilan penyeru pada hari qiamat kelak ketika terompet dibunyikan.
Dan mata membutuhkan cahaya untuk bisa melihat, sedangkan telinga tidak memerlukan hal lain. Maka, jika dunia dalam keadaan gelap, maka mata tidak bisa melihat, walaupun mata anda tidak rusak. Akan tetapi telinga bisa mendengar apapun, baik siang maupun malam; dalam gelap maupun terang benderang. Maka telinga tidak pernah tidur dan tidak pernah berhenti berfungsi.
by: @ndhief

Gong Xi Fa Cai!

Happy Chinese New Year to all our customers, and patients!

Great deals for Gong Xi Fa Cai season awaiting you. Do contact the nearest branch for further information.

Thank you. Xi Nian Gwai Le!

Warm wishes from,

Innovative Hearing Sdn. Bhd. and Marhakim Sdn. Bhd.

FAKTOR RISIKO UNTUK MASALAH PENDENGARAN


A. BAYI YANG BARU LAHIR SEHINGGA 28 HARI

  1. Faktor keturunan atau genetik.
  2. Jangkitan semasa ibu mengandung seperti demam rubella, siflis, cytomegalovirus, herpes dan toksoplasmosis.
  3. Berat bayi semasa lahir kurang dari 1.5 kg.
  4. Jaundis / demam kuning pada bayi sehingga memerlukan pemindahan darah.. Ubat-ubatan Ototoksik (berbahaya untuk telinga)
  5. Bakteria Meningitis. Bakteria Meningitis, jangkitan telinga  dan jangkitan lain yang boleh menyebabkan masalah pendengaran.
  6. Sindrom (cth: sindrom down) yang berkemungkinan menyebabkan  hilang pendengaran.
  7. Bayi yang menggunakan alat bantu pernafasan (dalam inkubator) lebih dari    5 hari.
  8.  Bayi yang mengalami kecacatan pada muka (cth: tiada lubang telinga)
  9. APGAR skor 0-4 dalam 1 minit atau   0-6 dalam 5 minit (respon bayi semasa kelahiran).
  10.  Ibu hamil yang mengambil dadah.


 B. BAYI SELEPAS 28 HARI SEHINGGA 2 TAHUN

  1. Faktor 1 – 10 (A).
  2. Kerisauan ibu bapa terhadap perkembangan pertuturan anak-anak yang lambat.
  3.  Trauma atau hentakan kuat  pada telinga atau kepala.
  4.  Stigmata atau wujudnya sebarang sindrom (cth: sindrom down) yang akan mengakibatkan  hilang pendengaran.
  5. Jangkitan otitis media berulang atau tetap sekurang-kurangnya 3 bulan.

Apa itu ujian saringan pendengaran bayi baru lahir? (Newborn Hearing Screening)

INFORMASI UNTUK

IBU BAPA

Ujian saringan pendengaran adalah satu ujian yang penting memastikan sistem pendengaran bayi-bayi yang baru lahir dalam yang sihat (dalam erti kata lain = NORMAL). Pengurusan masalah pendengaran dapat dilakukan segera sekiranya masalah ini dapat dikesan pada awal usia (seawal 0-3 bulan).


Apakah kepentingan ujian saringan pendengaran?
Bayi dan kanak-kanak kecil mempelajari bahasa dan pertuturan pada kadar yang begitu cepat. Pembelajaran bahasa, pertuturan dan cara komunikasi sangat bergantung kepada kebolehan seseorang bayi untuk mendengar bahasa dan pertuturan pada awal usianya. Jika bayi ini mengalami masalahpendengaran, kebolehannya untuk mendengar bunyi-bunyi pertuturan di    sekitarnya akan berkurangan atau mungkin tiada langsung. Ini menyebabkan berlakunya kelambatan dalam perkembangan bahasa dan pertuturan bayi tersebut, lalu menyukarkan           komunikasi bersama ahli keluarga dan persekitarannya


Bila ujian ini dilakukan?

Ujian ini dilakukan sebaik sahaja selepas kelahiran, sebelum keluar dari hospital. Sebaik-baiknya ujian saringan pendengaran dijalankan sebelum bayi berumur 2 bulan.


Bagaimana ujian saringan
ini dilakukan?

Ujian yang dilakukan ialah pancaran otoakustik (OAE). Fon telinga akan mengeluarkan bunyi-bunyi perlahan ke dalam salur telinga bayi anda. Respons daripada telinga akan diukur secara       automatik oleh alat ini.


Adakah ujian ini   menyakitkan?
Ujian saringan pendengaran adalah selamat dan tidak memberikan sebarang  ketidakselesaan terhadap bayi.


Bagaimana dengan ketepatan 
keputusan ujian?
Keputusan ujian OAE adalah tepat dan sah.


Apakah maksud keputusan ujian?

Keputusan ujian OAE adalah dalam   bentuk ‘pass’ atau ‘refer’. ‘Pass' bermaksud bayi anda tidak mengalami masalah pendengaran semasa ujian dijalankan. Anda akan diberikan maklumat bertulis tentang tahap perkembangan pendengaran dan bahasa yang normal daripada umur bayi hingga kanak-kanak.

Jika anda mempunyai sebarang keraguan mengenai tahap perkembangan pendengaran dan bahasa anak anda nanti, anda boleh merujuk kepada pakar pediatrik anak anda. Tahap pendengaran anak boleh diperiksa pada bila-bila masa.

Jika bayi anda mendapat keputusan ‘refer’, anda akan diminta membawa bayi anda    untuk menjalani ujian saringan kedua pada umur 4-6 minggu. Jika keputusan yang sama diperolehi, bayi anda akan dirujuk kepada audiologis untuk pemeriksaan audiologi selanjutnya.